AgenTop88 : Coman Menambah Persaingan Di Lini Tengah BianconeriAgenTop88 : Di partai pertama Bianconeri menghadapi Chievo 30 Agust 2014, para pengamat cukup dikejutkan dengan tampilnya Coman sebagai starter. Kingsley Coman ialah gaetan baru Juve yang didaratkan dari PSG pada bursa transfer musim panas ini dan masih berusia 18 tahun.

Tantangan Massimiliano Allegri, mampu dijawab Pemain berkebangsaan Prancis tersebut dengan permainan menawan dalam waktu 68 menit yang didapatkannya. Coman bahkan dinobatkan menjadi man of the match di permainan yang berkesudahan 1-0 untuk kemenangan Bianconeri itu.

Dua sosok paling ternama di jajaran manajemen The Old Lady sendiri memuji penampilan apik Coman, adalah sang pelatih, Massimiliano Allegri dan direktur Giuseppe Moratta.

sang allenatore mengatakan bahwa debut Coman memang berjalan luar biasa, Kingsley Coman melakukan debut yang spektakuler. Coman memiliki kualitas luar biasa dan tampil dengan kepribadian yang tepat. Kehadirannya Kingsley Coman akan membantu Juve tumbuh menjadi lebih kuat.

Hampir sama dengan Allegri, Marotta juga memberi pujian kedewasaan dan kemampuan adaptasi Coman, menurutnya Kingsley Coman masih sangat muda tapi sudah cukup dewasa. Kingsley Coman mampu menempatkan dirinya dengan baik dalam squad ini.

Menurut Agen IBCBET, Kedatangan Pemain berusia 18 tahun itu pasti semakin menambah keras persaingan di lini tengah Si Nyonya Tua. Sebelumnya sudah masuk nama tenar misalnya Andrea Pirlo, Claudio Marchisio, Arturo Vidal, dan Paul Pogba di sektor tersebut

Kingsley Coman mengaku berterima kasih atas kesempatan turun sebagai starter yang diberikan di partai pembuka Serie A kontra Chievo pekan lalu. Meski berstatus sebagai pemain baru dan masih berusia 18 tahun, namun Coman dimasukan sebagai andalan di lini tengah oleh Allenatore Massimiliano Allegri.

Kepercayaan tersebut tak disia-siakan oleh Kingsley Coman, yang terpilih sebagai man of the match di laga tersebut. Dalam wawancara bersama La Parisienne, Kingsley Coman menyebut bahwa rasa percaya Bianconeri kepada pemain muda memang menjadi salah satu alasannya untuk meninggalkan PSG dan merapat ke Turin.

Di Juventus, Coman dianggap sebagai tambahan kekuatan dan tak ada yang peduli berapa usianya. Yang pelatih perhitungkan adalah tingkatan permainan dan kualitas yang Coman miliki.

. . .