AgenTop88 : Manchester City Dirumorkan Masuk Dalam Perebutan bintang Borussia Dortmund, Marco Reus.AgenTop88 : Manchester City Dirumorkan Masuk Dalam Perebutan bintang Borussia Dortmund, Marco Reus.

Marco Reus sendiri sebelumnya telah menarik perhatian banyak klub elit Eropa. Di Inggris sendiri, semua klub besar di liga Primer Inggris tengah dikaitkan dengan bintang Borussia Dortmund itu. Akan tetapi, tidak ada yang berhasil membuatnya keluar dari Borussia Dortmund.

Kali ini, menurut laporan Daily Star, The Citizen juga akan berpartisipasi dalam perebutan striker Timnas Jerman tersebut. Tetapi The Citizen baru akan berjuang memboyongnya pada tahun depan dengan tawaran sebesar 25 juta Pounds.

City saat ini masih menunggu pihaknya terbebas dari hukuman UEFA. Transfer juara EPL musim lalu itu kini dibatasi oleh otoritas sepakbola Eropa tersebut karena mereka melanggar aturan Financial Fair Play.

UEFA sebelumnya menghukum City selama dua tahun dan membatasi belanja mereka di angka 60 juta Euro saja untuk musim panas ini. Akan tetapi andai juara EPL musim lalu itu dapat menyeimbangkan neraca keuangannya, maka hukuman itu bakal dapat didiskon menjadi setahun saja

Tidak hanya The Citizen saja yang berburu pemain bintang. Seperti kabar yang didapat Agen Taruhan Bola, bahwa klub besar di liga Inggris rupanya masih penasaran dengan talenta PSV Eindhoven, Zakaria Bakkali dan persaingan memikat Zakaria Bakkali bakal terus memanas.

Menurut The Daily Mail, tak kurang dari Setan Merah dan The Blues dibikin waspada dengan situasi kontrak pemuda Belgia itu di Philips Stadion yang tengah rumit di dalam negosiasi.

Negosiasi dengan kubu Eindhoven dikabarkan tengah menemui jalan buntu, dan dengan 12 bulan saja tersisa dalam kontraknya, Bakkali kelihatannya sangat ingin keluar pada Januari depan atau paling lambat musim panas tahun depan.

Tidak hanya United dan The Blues yang diberitakan ada minat pada talenta PSV Eindhoven itu karena The Reds, Arsenal dan The Lilly Whites pun sepertinya memantau serius salah satu wonderkid paling dibicarakan di Eropa tersebut.

. . .