martinezagentop88.com – Pelatih Wigan Roberto Martinez menolak mengomentari masa depannya setelah timnya terdegradasi dari Liga Premier Inggris. Dalam pertandingan terakhirnya, bertanding di kandang sendiri, Wigan hanya mampu bermain imbang 2-2 dengan Aston Villa.

Agentop88 mencatat hasil yang dicapai Wigan seperti sebuah antiklimaks setelah berhasil merebut Piala FA dengan mengalahkan Manchester CIty beberapa minggu lalu. Kini, tim itu mendapat prestasi buruk karena harus tersingkir dari level tertinggi kompetisi sepakbola di Inggris.

Dalam pertandingan lawan Aston Villa, Wigan tertinggal lebih dulu lewat gol Darren Bent pada menit ke-5. Namun pada menit ke-20 Wigan berhasil menyamakan kedudukan melalui E Boyce pada menit ke-20. DI penghujung babak pertama, Wigan mampu unggul 2-1 lewat gol bunuh diri Nathan Baker.

Unggul 2-1 di babak pertama, namun itu tak mampu dipertahankan ketika sebuah tendangan voli dari Ron Vlaar pada menit ke-60 membuat kedudukan menjadi imbang 2-2. Hasil itu hanya mambuat Wigan mampu mengumpulkan 36 poin, dan masih tertinggal 3 poin dari Sunderland yang berada satu tingkat di atasnya.

Apa yang dicapai Wigan ini terhitung unik. Sebab setelah berhasil memenangkan Piala FA, kini klub tersebut harus terdegradasi dari Liga Premier Inggris.

Martinez sendiri mengakui bahwa minggu-minggu ini menjadi momen yang sangat menguras emosi baginya.

“Pada hari Sabtu kami punya rasa gembira yang tinggi karena juara Piala FA namun kemudian pada hari Selasa kami mendapatkan momen yang buruk karena aku tidak pernah berharap terdegradasi,” tuturnya.

. . .