Agen Taruhan IBCBET – Larangan empat bulan Luis Suarez adalah tindakan “kebiadaban” yang melanggar hak asasi manusia, menurut kapten Uruguay Diego Lugano.

Judi Bola Online, Agen Bola Terpercaya, Berita Piala Dunia 2014, FIFA Piala Dunia 2014

Striker tersebut telah diskors oleh FIFA dari semua aktivitas berhubungan dengan sepak bola selama empat bulan setelah gigitan nya pada Giorgio Chiellini saat menang 1-0 atas Itali di penyisihan grup Piala Dunia.

Agen Bola Terpercaya –  Uruguay tersingkir dari turnamen setelah menderita kekalahan 2-0 dari Kolombia pada Sabtu di babak 16 besar, dengan Suarez harus kembali di negeri asalnya, dan Lugano mengecam FIFA setelah pertandingan berakhir.

“Ini adalah pelanggaran hak asasi manusia bahwa seorang pemain tidak bisa masuk ke stadion di mana ada 80.000 orang atau untuk pergi ke sebuah hotel dengan rekan-rekan setimnya, bahwa ia tidak dapat bekerja selama empat bulan,” bek Lugano kepada wartawan.

“Dia telah melakukan kejahatan, tapi ini [larangan] adalah kebiadaban. Bahkan penjahat tidak akan menerima hukuman ini.”
Diego Forlan memiliki permainan yang buruk ketika menempati posisi Suarez, sementara Edinson Cavani berjuang untuk membalas dua gol dari James Rodriguez .”Dia tak tergantikan,” kata Lugano tentang Suarez.

“Melawan Kolombia kami tidak mampu menggantikan keterampilan yang ia miliki. Selama bertahun-tahun ia adalah pemain terbaik kami.

“Kami kehilangan dia, jauh lebih buruk bahkan daripada kehilangan tempat di Piala Dunia, seperti ketika Brazil kehilangan Neymar atau Argentina kalah [Lionel] Messi.”

Agen Bola Online – Edison Cavani, yang mengungkapkan para pemaian Uruguay menggantungkan baju Suarez di ruang ganti mereka sebelum kick-off, mengatakan kontroversi itu, tidak mengganggu timnya untuk berjuang untuk lolos ke perempat final.

“Dari saat ini, kita tahu tentang sanksi, kami hanya berpikir tentang Kolombia,” kata Cavani. “Kami tahu itu adalah hukumani yang sulit, baik bagi dia dan bagi kami, tapi sejak saat itu kita memisahkan diri kita dari hal itu dan kami berkonsentrasi pada pemain kami.”

Para pemain Uruguay mempunyai kesempatan untuk mencetak gol pada pertandingan melawan Kolombia, akan tetapi tidak adanya pemain yang mampu menyelesaikan nya dengan gol, mereka tampak kesulitan dalam penyelesaian akhir, Cavani yang bermain di pinggir lapang untuk menciptakan ruang merasa kebingungan saat dia melakuakn krosing, dia merasa sangar kehilangan sosok striker yang slelalu menyamabut umpan-umpan matangnya dari pinggir lapanag yang mampu membuka ruang depan gawang lawan.

. . .