Agen Taruhan IBCBET – Pelatih tim Nasional Swiss Ottmar Hitzfeld berencana untuk mengakhiri kariernya sebagai pelatih usai mengantarkan tim asuhannya menempati posisi perempat final Piala Dunia Brasil 2014. Posisi itu adalah target yang harus dicapai oleh pria berusia 65 tahun tersebut.

Ottmar Hitzfeld, Pelatih Swiss, Ottmar Hitzfeld Pensiun, Pensiun Ottmar Hitzfeld

Menurut media di Swiss, sudah enam tahun lamanya pelatih dan sekaligus mantan pemain nasional Jerman pada tahun 1972 ini (Ottmar Hitzefld) sudah menjalani hari-harinya untuk melatih tim Swiss. Ia menduduki jabatan yang sebelumnya di tempati oleh Vladimir Petkovic, yang juga merupakan pelatih klub anggota Liga Serie A Italia, Lazio. Sehingga sudah cukup bagi Ottmar Hitzefld untuk memahami betul bagaiman karakteristik pemain yang akan diundang ke timnas untuk mewakili Swiss di perhelatan besar tersebut.

Agen Bola – Semenjak kepemimpinannya di Swiss, prestasi dan penampilan yang gemilang sering kali ditampilkan Swiss disetiap laga resmi maupun ujicoba yang dlakoninya, “Tim Swiss saat ini menjadi tim yang berkembang dan menunjukan progres yang sangat membanggakan., saya yakin Swiss bisa bertahan menghadapi klub-klub kuat terutama yang berasal dari Eropa, kami siap untuk menjalani semua laga dan mencapai hasil yang maksimal disetiap laga yang akan kami lakoni.”Ujarnya.

Prestasi Timnas Swiss luluh lantah saat kualifikasi Piala Dunia Eropa 2012, saat itu media dan fans meminta agar kontrak pelatih diperbaharui hingga 2 juta dollar AS plus gaji tahunan. Usulan itu mendapat realisasi dari Asosiasi Sepak Bola (FA) Swiss. Bagi mantan pelatih Bayern Munchen ini, kebijakan FA Swiss adalah tambahan masa kerja dua tahun.

Agen Taruhan IBCBET – Ottmar Hitzefld juga percaya bahwa timnya akan tampil baik di Piala Dunia juni mendatang, bahkan dirinya sangat optimis bisa menjalankan semuanya sesuai target, hal ini berkaitan dengan adanya modal pemain muda yang sudah menunjukan prestasi yang luar biasa di kancah internasional dan semakin melengkapi performa tim nasional Swiss dibawah asuhannya. Perhelatan Piala Dunia kali ini merupakan ajang pembuktian dan pembenahan yang dilakukan pria bertinggi badang 1,76 meter tersebut.

 

. . .