Agen Taruhan SBOBET – Kapten tim Portugal, Cristiano Ronaldo mengatakan bahwa Brasil, Argentina, Sanyol dan Jerman merupakan negara yang akan sangat berpeluang dan difavoritkan untuk meraih juara Piala Dunia 2014 musim panas nanti. Namun, bintang Real Madrid tersebut yakin bahwa Portugal akan menjadi kuda hitam dalam turnamen yang di langsungkan empat tahun sekali tersebut.

Piala Dunia 2014, Kapten timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, Timnas Brasil

Portugal secara dramatis lolos ke putaran final Piala Dunia setelah berhasil menyingkirkan Swedia di babak play off.Ronaldi yang bermain saa itu menjadi pahlawan bagi tim Nasional Portugal dengan menciptakan hat-trick yang dibuat pada leg-kedua. Dan memastikan Portugal melaju ke putaran final Piala Dunia di Brasil.

Agen Taruhan IBCBET – Melihat kenyataan tersebut, Ronaldo menilai Portugal saat ini tidak terlalu diperhitungkan. Menurut mantan pemain Manchster United ini, bahwa peluang Basil, Argentina, Spanyol dan Jerman lah yang berpeluang besar untuk meraih gelar juara Piala Dunia 2014. Namun kapten timnas Portugal tersebut menegaskan bahwa portugal tidak bisa dianggap remeh, mereka siap melakoni laga berat musim panas mendatang.

“Saya berharap kami mengalami Piala Dunia dengan hebat, kami tidak berada dibawah teanan sebagai tim yang diunggulkan seperti Brasil, Argentina, Spanyol, dan Jerman. Pertandingan pertama menjadi sangat penting, sebab kami akan bertemu dengan negara besar Jerman.”Ujar Pria yang baru saja dinobatkan sebagai duta Emirates baru-baru ini.

Ronaldo tercatat dalam sepak bola di negaranya sebagai top scorer sepanjang masa. Dua gol yang diciptakannya untuk Portugal dan membawa Portugal menang 5-1 atas Kamerun dalam laga uji coba pada awal Maret yang lalau, membuat pemain yang berkostum Real Madrid ini sudah menghasilkan 49 gol dalam 10 pertandingan bersama timnas Portugal.

Agen Bola – Pada piala dunia mendatang diprediksikan Ronaldo akan tampil gemilang dan termasuk menjadi pertandingan yang ditunggu dalam perhelatan piala Dunia 2014 musim panas depan.

 

. . .